Senin, 30 April 2012

0 MATERI FISIKA SMA


Kelas X

1. Gelombang DOWNLOAD 
2. Gerak lurus DOWNLOAD 
3. Gerak Melingkar DOWNLOAD 
4. Hukum Newton DOWNLOAD 
5. Keseimbangan benda tegar DOWNLOAD 
6. Listrik dinamis DOWNLOAD 
7. Optik DOWNLOAD 
8. Suhu dan kalor DOWNLOAD 


Kelas XI IPA
1. Fluida statis DOWNLOAD 
2. Fluida dinamik DOWNLOAD 
3. Gerak harmonik sederhana DOWNLOAD 
4. Gravitasi DOWNLOAD 
5. Momentum dan Impuls DOWNLOAD 
6. Gerak DOWNLOAD 
7. teori kinetik gas DOWNLOAD 
8. Termodinamika DOWNLOAD 
9.Usaha dan energi DOWNLOAD 


Kelas XII IPA
1. Dualisme gelombang DOWNLOAD 
2. Fisika atom DOWNLOAD 
3. Fisika inti DOWNLOAD 
4. Gelombang DOWNLOAD 
5. Gelombang bunyi DOWNLOAD 
6. Listrik statis DOWNLOAD 
7. Medan magnet DOWNLOAD 
8. Optik fisis DOWNLOAD 
9. teori relativitas DOWNLOAD 

0 KUMPULAN ANIMASI FISIKA


 Flash

1. Gerak Lurus. swf DOWNLOAD 
2. Jangka Sorong. swf DOWNLOAD 
3. Energi Kinetik. swf DOWNLOAD 
4. Usaha dan Energi DOWNLOAD 
5. Tata Surya DOWNLOAD 
6. Besaran dan Satuan DOWNLOAD 
7. Bunyi DOWNLOAD 
8. Fluida DOWNLOAD 
9. Gaya DOWNLOAD 
10. Gelombang DOWNLOAD 
11.Listrik Statis DOWNLOAD 
12. Magnet DOWNLOAD 
13. Optik DOWNLOAD 
14. Suhu dan kalor DOWNLOAD 
15. Teropong. swf DOWNLOAD 
16. Cacat Mata DOWNLOAD 
17. Gaya DOWNLOAD 
18. Indra pengecap DOWNLOAD 
19. Keseimbangan benda tegar DOWNLOAD 
20. Lensa DOWNLOAD 


Power Point SMA
1. Besaran dan Satuan DOWNLOAD 
2. Listrik Statis DOWNLOAD 
3. listrik Dinamis DOWNLOAD 
4. Sumber tegangan DOWNLOAD 
5. Energi Listrik DOWNLOAD 
6. Magnet DOWNLOAD 
7. Tata Surya DOWNLOAD 
8. Induksi Elektromagnetik DOWNLOAD 

0 LAN LISTRIK

bagi temen-temen yang suka fisika khususnya tentang listrik,,neh ada sofware yang menarik. Kalian bisa bereksperimen n nemuin sendiri konsep listrik. Programnya bisa kalian dapat di sini

Untuk dapat menjalankan programnya kalian tinggal cari tulisan "Vlabs electricity"...file ini terdapat dalam folder Lab.listrik kemudian klik virtual labs electricity DL n cari dah yang bertuliskan Vlabs electricity.
met mencoba y mudah2n ini bisa bermanfaat buat kalian semua,,ini nggak diinstal lo..


contoh 1












contoh 2:


SOFWARE VITUAL LAB

1. Tata Surya  DOWNLOAD 2. Benda Padat, Cair, dan Gas DOWNLOAD
3. Energi dan Sumber Daya Mineral DOWNLOAD
4. Gaya dan Gerak DOWNLOAD
5. Tubuh Kita DOWNLOAD
6. Panas DOWNLOAD
7. Bunyi DOWNLOAD 
8. Pesawat sederhana DOWNLOAD 

"SEMOGA BERMANFAAT

2 Silabus dan RPP Berkarakter SMA

RPP DAN SILABUS SEJARAH SMA
1. RPP Sejarah SMA Kelas X
2. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. RPP Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. RPP Sejarah IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Sejarah SMA Kelas X
2. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Sejarah IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Sejarah IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SENI BUDAYA SMA
1. RPP Seni Budaya SMA Kelas X
2. RPP Seni Budaya SMA Kelas XI
3. RPP Seni Budaya SMA Kelas XII
1. Silabus Seni Budaya SMA Kelas X
2. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XI
3. Silabus Seni Budaya SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS SOSIOLOGI SMA
1. RPP Sosiologi SMA Kelas X
2. RPP Sosiologi SMA Kelas XI
3. RPP Sosiologi SMA Kelas XII
1. Silabus Sosiologi SMA Kelas X
2. Silabus Sosiologi SMA Kelas XI
3. Silabus Sosiologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS TIK SMA
1. RPP TIK SMA Kelas X
2. RPP TIK SMA Kelas XI
3. RPP TIK SMA Kelas XII
1. Silabus TIK SMA Kelas X
2. Silabus TIK SMA Kelas XI
3. Silabus TIK SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INGGRIS SMA
1. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Inggris SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Inggris SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BIOLOGI SMA
1. RPP Biologi SMA Kelas X
2. RPP Biologi SMA Kelas XI
3. RPP Biologi SMA Kelas XII
1. Silabus Biologi SMA Kelas X
2. Silabus Biologi SMA Kelas XI
3. Silabus Biologi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS EKONOMI SMA
1. RPP Ekonomi SMA Kelas X
2. RPP Ekonomi SMA Kelas XI
3. RPP Ekonomi SMA Kelas XII
1. Silabus Ekonomi SMA Kelas X
2. Silabus Ekonomi SMA Kelas XI
3. Silabus Ekonomi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS FISIKA SMA
1. RPP Fisika SMA Kelas X
2. RPP Fisika SMA Kelas XI
3. RPP Fisika SMA Kelas XII
1. Silabus Fisika SMA Kelas X
2. Silabus Fisika SMA Kelas XI
3. Silabus Fisika SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS BAHASA INDONESIA SMA
1. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. RPP Bahasa Indonesia SMA Kelas XII
1. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas X
2. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XI
3. Silabus Bahasa Indonesia SMA Kelas XII

RPP DAN SILABUS GEOGRAFI SMA
1. RPP Geografi SMA Kelas X
2. RPP Geografi SMA Kelas XI
3. RPP Geografi SMA Kelas XII
1. Silabus Geografi SMA Kelas X
2. Silabus Geografi SMA Kelas XI
3. Silabus Geografi SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PKN SMA
1. RPP PKN SMA Kelas X
2. RPP PKN SMA Kelas XI
3. RPP PKN SMA Kelas XII
1. Silabus PKN SMA Kelas X
2. Silabus PKN SMA Kelas XI
3. Silabus PKN SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS KIMIA SMA
1. RPP Kimia SMA Kelas X
2. RPP Kimia SMA Kelas XI
3. RPP Kimia SMA Kelas XII
1. Silabus Kimia SMA Kelas X
2. Silabus Kimia SMA Kelas XI
3. Silabus Kimia SMA Kelas XII
RPP DAN SILABS MATEMATIKA SMA
1. RPP Matematika SMA Kelas X
2. RPP Matematika IPA SMA Kelas XI
3. RPP Matematika IPS SMA Kelas XI
4. RPP Matematika IPA SMA Kelas XII
5. RPP Matematika IPS SMA Kelas XII
1. Silabus Matematika SMA Kelas X
2. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XI
3. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XI
4. Silabus Matematika IPA SMA Kelas XII
5. Silabus Matematika IPS SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PAI SMA
1. RPP PAI SMA Kelas X
2. RPP PAI SMA Kelas XI
3. RPP PAI SMA Kelas XII
1. Silabus PAI SMA Kelas X
2. Silabus PAI SMA Kelas XI
3. Silabus PAI SMA Kelas XII
RPP DAN SILABUS PENJASKES SMA
1. RPP Penjaskes SMA Kelas X
2. RPP Penjaskes SMA Kelas XI
3. RPP Penjaskes SMA Kelas XII
1. Silabus Penjaskes SMA Kelas X
2. Silabus Penjaskes SMA Kelas XI
3. Silabus Penjaskes SMA Kelas XII


Kumpulan Silabus RPP SMA berkarakter lainnya

DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 1 / X 1. Sosiologi 2. PKN 3. Matematika 4. Sejarah 5. Seni Rupa 6. Fisika 7. Biologi 8. Bahasa Inggris 9. PAI 10. Ekonomi
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 2 / XI 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. PAI 4. Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Matematika 8. Seni Rupa 9. PKN 10. Bahasa Inggris
DOWNLOAD SILABUS RPP KTSP SMA KELAS 3 / XII 1. Sosiologi 2. Ekonomi 3. Fisika 4. Sejarah 5. Biologi 6. Bahasa Indonesia 7. Seni Rupa 8. PKN 9. Bahasa Inggris
10. TIK X – XI – XII
Kami juga menemukan link download lain untuk silabus dan rpp berkarakter, silahkan download dibawah ini
1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN



1. IPA, IPS DAN KETERAMPILAN
Download
2. MATEMATIKA, PENJAS DAN PKN
Download
3. PAI, BHS. INDONESIA DAN INGGRIS
Download
4. SENI BUDAYA DAN TIK
Download
5. FISIKA BERKARAKTER
Download
6. TIK BERKARAKTER
Download
7. TIK BERKARAKTER UNTUK SMP KELAS 7 S.D. 9 KUMPLIT BRO
Download
8. RPP SILABUS SMA BERKARAKTER
Download
Download

Minggu, 29 April 2012

0 alat musik tradisonal indonesia


alat musik tradisional
1. Nama Alat musik: Saung Gauk dari Kalimantan Selatan

alat musik tradisional
2. Nama Alat Musik: Siter

alat musik tradisional
3. Nama Alat Musik: So-duang

alat musik tradisional
4. Nama Alat Musik: Sampek dari Kalimantan

alat musik tradisional
5. Nama Alat Musik: Kenong dari jawa

alat musik tradisional
6. Nama Alat Musik: Kendang Dari jawa.

alat musik tradisional
7. Nama Alat Musik: Saron dari Jawa Tengah

alat musik tradisional
8. Nama Alat Musik: Rebab dari Jawa Barat

alat musik tradisional
9. Nama Alat Musik: Rebana dari Jawa Tengah

alat musik tradisional
10. Nama Alat Musik: Bonang Barung dari Jawa

alat musik tradisional
11. Nama Alat Musik: Kulintang dari Sulawesi Utara

alat musik tradisional
12. Nama Alat Musik: Sasando dari NTT

alat musik tradisional
13. Nama Alat Musik: Terompet Reog dari Jawa Timur

alat musik tradisional
14. Nama Alat Musik: Angklung dari Jawa Barat

0 RUMAH ADAT INDONESIA

1. Rumoh Aceh (Rumah Adat Nanggroe Aceh Darussalam)
rumah adat aceh NAD rumah adat tradisional Rumoh aceh Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumoh Aceh
2. Rumah Balai Batak Toba (Rumah Adat Sumatera Utara/Sumut)
rumah adat sumatera utara sumut Rumah tradisional balai batak toba Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Balai Batak Toba
3. Rumah Gadang (Rumah Adat Sumatera Barat/Sumbar)
rumah adat sumatera barat sumbar rumah tradisonal sumbar Rumah gadang Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Gadang Minangkabau Sumatera Barat
4. Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar (Rumah Adat Kepulauan Riau)
rumah adat kepulauan riau rumah adat tradisional Rumah melayu selaso jatuh kembar Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar Kepulauan Riau
5. Rumah Panggung (Rumah Adat Provinsi Jambi)
rumah adat jambi rumah tradisional rumah panggung jambi Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panggung Provinsi Jambi
6. Rumah Limas (Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan/Sumsel)
rumah adat sumatera selatan sumsel rumah tradisional rumah limas palembang sumsel rumah limasan Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Limas Palembang Sumatera Selatan
7. Rumah Nuwo Sesat (Rumah Adat Provinsi Lampung)
rumah adat lampung rumah tradisional Nuwo sesat lampung Gambar Rumah Adat Indonesia
Nuwo Sesat Rumah Adat Provinsi Lampung
8. Rumah Bubungan Lima (Rumah Adat Provinsi Bengkulu)
rumah adat bengkulu rumah tradisional bubungan lima bengkulu 300x185 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bubungan Lima Bengkulu
9. Rumah Kebaya (Rumah Adat Provinsi DKI Jakarta)
gambar rumah adat betawi rumah betawi asli desain rumah khas betawi rumah tradisional betawi rumah kebaya bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Kebaya Rumah Adat DKI Jakarta
10. Rumah Kasepuhan (Rumah Adat Provinsi Jawa Barat)
rumah adat jawa barat jabar rumah adat kasepuhan cirebon jawa barat Gambar Rumah Adat Indonesia
Kasepuhan (Rumah Adat Jawa Barat/Jabar)
11. Rumah Joglo (Rumah Adat Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta)
rumah adat jawa timur jatim rumah joglo jawa timur jatim rumah tradisional jawa timur 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Timur
rumah adat jawa tengah jateng rumah tradisional jateng Rumah joglo jawa tengah 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo Jawa Tengah
rumah adat yogyakarta rumah adat joglo yogyakarta rumah tradisional jogjakarta 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Joglo DI Yogyakarta
12. Gapura Candi Bentar (Rumah Adat Provinsi Bali)
rumah adat bali Gapura candi bentar rumah tradisional bali rumah khas bali 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Gapura Candi Bentar Bali
13. Dalam Loka Samawa (Rumah Adat Nusa Tenggara Barat/NTB)
rumah adat nusa tenggara barat NTB rumah adat Dalam loka samawa nusa tenggara barat NTB 300x201 Gambar Rumah Adat Indonesia
Dalam Loka Samawa Nusa Tenggara Barat
14. Sao Ata Mosa Lakitana (Rumah Adat Nusa Tenggara Timur/NTT)
rumah adat nusa tenggara timur NTT Sao ata mosa lakitana nusa tenggara timur 300x233 Gambar Rumah Adat Indonesia
Sao Ata Mosa Lakitana NTT
15. Rumah Panjang (Rumah Adat Kalimantan Barat/Kalbar)
rumah adat kalimantan barat rumah adat suku dayak Rumah panjang kalimantan barat kalbar suku dayak 300x163 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Panjang (Rumah Adat Suku Dayak) Kalimantan Barat
16. Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah/Kalteng)
rumah adat kalimantan tengah kalteng Rumah betang kalimantan tengah kalteng pontianak suku dayak 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Betang (Rumah Adat Kalimantan Tengah)
17. Rumah Banjar (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan/Kalsel)
rumah adat kalimanten selatan kalsel Rumah banjarmasin rumah banjar kalimantan selatan kalsel 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Banjar (Rumah Adat Kalimantan Selatan)
18. Rumah Lamin (Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur/Kaltim)
Rumah lamin kalimantan timur kaltim rumah adat kalimantan timur 300x198 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Lamin Rumah Adat Kalimantan Timur
19. Rumah Bolaang Mongondow (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara/Sulut)
Rumah bolaang mongondow sulawesi utara sulut rumah adat sulawesi utara sulut Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Bolaang Mongondow Sulawesi Utara
20. Souraja atau Rumah Raja atau Rumah Besar (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah/Sulteng)
rumah Souraja rumah saoraja rumah raja rumah adat sulawesi tengah sulteng 300x200 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Souraja (Rumah Adat Sulawesi Tengah)
21. Laikas (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara/Sultra)
rumah adat sulawesi tenggara rumah rumah Laikas sulawesi tenggara Gambar Rumah Adat Indonesia
Laikas (Rumah Adat Sulawesi Tenggara)
22. Rumah Adat Tongkonan (Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan/Sulsel/Suku Toraja)
rumah adat tongkonan suku toraja rumah adat sulawesi selatan sulsel 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Tongkonan Sulawesi Selatan
23. Baileo (Rumah Adat Provinsi Maluku)
rumah adat maluku rumah adat Baileo rumah tradisional Baileo Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Baileo
24. Rumah Honai (Rumah Adat Provinsi Papua)
rumah adat irian jaya barat rumah adat papua rumah tradisional papua 300x197 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Honai (Rumah Adat Papua)
25. Rumah Adat Doloupa (Rumah Adat Provinsi Gorontalo)
Rumah Adat Gorontalo rumah adat doloupa gorontalo 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Doloupa Gorontalo
26. Rumah Adat Bangka Belitung
rumah adat bangka belitung 263x300 Gambar Rumah Adat Indonesia
Rumah Adat Bangka Belitung
27. Rumah Adat Bugis
rumah adat bugis 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia

Selasa, 24 April 2012

0 Majapahit

Letak Geografis
Secara geografis letak kerajaan Majapahit sangat strategis karena adanya di daerah lembah sungai yang luas, yaitu Sungai Brantas dan Bengawan Solo, serta anak sungainya yang dapat dilayari sampai ke hulu.
Sejarah Terbentuknya Kerajaan Majapahit
Pada saat terjadi serangan Jayakatwang, Raden Wijaya bertugas menghadang bagian utara, ternyata serangan yang lebih besar justru dilancarkan dari selatan. Maka ketika Raden Wijaya kembali ke Istana, ia melihat Istana Kerajaan Singasari hampir habis dilalap api dan mendengar Kertanegara telah terbunuh bersama pembesar-pembesar lainnya. Akhirnya ia melarikan diri bersama sisa-sisa tentaranya yang masih setia dan dibantu penduduk desa Kugagu. Setelah merasa aman ia pergi ke Madura meminta perlindungan dari Aryawiraraja. Berkat bantuannya ia berhasil menduduki tahta, dengan menghadiahkan daerah tarik kepada Raden Wijaya sebagai daerah kekuasaannya. Ketika tentara Mongol datang ke Jawa dengan dipimpin Shih-Pi, Ike-Mise, dan Kau Hsing dengan tujuan menghukum Kertanegara, maka Raden Wijaya memanfaatkan situasi itu untuk bekerja sama menyerang Jayakatwang. Setelah Jayakatwang terbunuh, tentara Mongol berpesta pora merayakan kemenanganya. Kesempatan itu pula dimanfaatkan oleh Raden Wijaya untuk berbalik melawan tentara Mongol, sehingga tentara Mongol terusir dari Jawa dan pulang ke negrinya. Maka tahun 1293 Raden Wijaya naik tahta dan bergelar Sri Kertajasa Jayawardhana.
Raja-raja Majapahit
Kertajasa Jawardhana (1293 – 1309)
Merupakan pendiri kerajaan Majapahit, pada masa pemerintahannya, Raden Wijaya dibantu oleh mereka yang turut berjasa dalam merintis berdirinya Kerajaan Majapahit, Aryawiraraja yang sangat besar jasanya diberi kekuasaan atas sebelah Timur meliputi daerah Lumajang, Blambangan. Raden Wijaya memerintah dengan sangat baik dan bijaksana. Susunan pemerintahannya tidak berbeda dengan susunan pemerintahan Kerajaan Singasari.
Raja Jayanegara (1309-1328)
Kala Gemet naik tahta menggantikan ayahnya dengan gelar Sri Jayanegara. Pada Masa pemerintahannnya ditandai dengan pemberontakan-pemberontakan. Misalnya pemberontakan Ranggalawe 1231 saka, pemberontakan Lembu Sora 1233 saka, pemberontakan Juru Demung 1235 saka, pemberontakan Gajah Biru 1236 saka, Pemberontakan Nambi, Lasem, Semi, Kuti dengan peristiwa Bandaderga. Pemberontakan Kuti adalah pemberontakan yang berbahaya, hampir meruntuhkan Kerajaan Majapahit. Namun semua itu dapat diatasi. Raja Jayanegara dibunuh oleh tabibnya sendiri yang bernama Tanca. Tanca akhirnya dibunuh pula oleh Gajah Mada.
Tribuwana Tunggadewi (1328 – 1350)
Raja Jayanegara meninggal tanpa meninggalkan seorang putrapun, oleh karena itu yang seharusnya menjadi raja adalah Gayatri, tetapi karena ia telah menjadi seorang Bhiksu maka digantikan oleh putrinya Bhre Kahuripan dengan gelar Tribuwana Tunggadewi, yang dibantu oleh suaminya yang bernama Kartawardhana. Pada tahun 1331 timbul pemberontakan yang dilakukan oleh daerah Sadeng dan Keta (Besuki). Pemberontakan ini berhasil ditumpas oleh Gajah Mada yang pada saat itu menjabat Patih Daha. Atas jasanya ini Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Kerajaan Majapahit menggantikan Pu Naga. Gajah Mada kemudian berusaha menunjukkan kesetiaannya, ia bercita-cita menyatukan wilayah Nusantara yang dibantu oleh Mpu Nala dan Adityawarman. Pada tahun 1339, Gajah Mada bersumpah tidak makan Palapa sebelum wilayah Nusantara bersatu. Sumpahnya itu dikenal dengan Sumpah Palapa, adapun isi dari amukti palapa adalah sebagai berikut :”Lamun luwas kalah nusantara isum amakti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, ring Sunda, ring Palembang, ring Tumasik, samana sun amukti palapa”. Kemudian Gajah Mada melakukan penaklukan-penaklukan.
Hayam Wuruk
Hayam Wuruk naik tahta pada usia yang sangat muda yaitu 16 tahun dan bergelar Rajasanegara. Di masa pemerintahan Hayam Wuruk yang didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada, Majapahit mencapai keemasannya. Dari Kitab Negerakertagama dapat diketahui bahwa daerah kekuasaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, hampir sama luasnya dengan wilayah Indonesia yang sekarang, bahkan pengaruh kerajaan Majapahit sampai ke negara-negara tettangga. Satu-satunya daerah yang tidak tunduk kepada kekuasaaan Majapahit adalah kerajaan Sunda yang saat itu dibawah kekuasaan Sri baduga Maharaja. Hayam Wuruk bermaksud mengambil putri Sunda untuk dijadikan permaisurinya. Setelah putri Sunda (Diah Pitaloka) serta ayahnya Sri Baduga Maharaja bersama para pembesar Sunda berada di Bubat, Gajah Mada melakukan tipu muslihat, Gajah Mada tidak mau perkawinan Hayam Wuruk dengan putri Sunda dilangsungkan begitu saja. Ia menghendaki agar putri Sunda dipersembahkan kepada Majapahit (sebagai upeti). Maka terjadilah perselisihan paham dan akhirnya terjadinya perang Bubat. Banyak korban dikedua belah pihak, Sri Baduga gugur, putri Sunda bunuh diri.
Tahun 1364 Gajah Mada meninggal, Kerajaan Majapahit kehilangan seorang mahapatih yang tak ada duanya. Untuk memilih penggantinya bukan suatu pekerjaan yang mudah. Dewan Saptaprabu yang sudah beberapa kali mengadakan sidang untuk memilih pengganti Gajah Mada akhirnya memutuskan bahwa Patih Hamungkubhumi Gajah Mada tidak akan diganti “untuk mengisi kekosongan dalam pelaksanaan pemerintahan diangkat Mpu Tandi sebagais Wridhamantri, Mpu Nala sebagai menteri Amancanegara dan patih dami sebagai Yuamentri. Raja Hayam Wuruk meninggal pada tahun 1389.
Wikramawardhana
Putri mahkota Kusumawardhani yang naik tahta menggantikan ayahnya bersuamikan Wikramawardhana. Dalam prakteknya Wikramawardhanalah yang menjalankan roda pemerintahan. Sedangkan Bhre Wirabhumi anak Hayam Wuruk dari selir, karena Bhre Wirabhumi (Putri Hayam Wuruk) dari selir maka ia tidak berhak menduduki tahta kerajaan walaupun demikian ia masih diberi kekuasaan untuk memerintah di Bagian Timur Majapahit , yaitu daerah Blambangan. Perebutan kekuasaan antara Wikramawardhana dengan Bhre Wirabhumi disebut perang Paregreg.
Wikramawardhana meninggal tahun 1429, pemerintahan raja-raja berikutnya berturut-turut adalah Suhita, Kertawijaya, Rajasa Wardhana, Purwawisesa dan Brawijaya V, yang tidak luput ditandai perebutan kekuasaan.
Sumber Sejarah
Sumber sejarah mengenai berdiri dan berkembangnya kerajaan Majapahit berasal dari berbagai sumber yakni :
Prasasti Butok (1244 tahun). Prasasti ini dikeluarkan oleh Raden Wijaya setelah ia berhasil naik tahta kerajaan. Prasasti ini memuat peristiwa keruntuhan kerajaan Singasari dan perjuangan Raden Wijaya untuk mendirikan kerajaan
Kidung Harsawijaya dan Kidung Panji Wijayakrama, kedua kidung ini menceritakan Raden Wijaya ketika menghadapi musuh dari kediri dan tahun-tahun awal perkembangan Majapahit
Kitab Pararaton, menceritakan tentang pemerintahan raja-raja Singasari dan Majapahit
Kitab Negarakertagama, menceritakan tentang perjalanan Rajam Hayam Wuruk ke Jawa Timur.
Kehidupan Politk
Majapahit selalu menjalankan politik bertetangga yang baik dengan kerajaan asing, seperti Kerajaan Cina, Ayodya (Siam), Champa dan Kamboja. Hal itu terbukti sekitar tahun 1370 – 1381, Majapahit telah beberapa kali mengirim utusan persahabatan ke Cina. Hal itu diketahui dari berita kronik Cina dari Dinasti Ming.
Raja kerajaan Majapahit sebagai negarawan ulung juga sebagai politikus-politikus yang handal. Hal ini dibuktikan oleh Raden Wiajaya, Hayam Wuruk, dan Maha Patih Gajahmada dalam usahanya mewujudkan kerajaan besar, tangguh dan berwibawa. Struktur pemerintahan di pusat pemerintahan Majapahit :
1. Raja
2. Yuaraja atau Kumaraja (Raja Muda)
3. Rakryan Mahamantri Katrini
a. Mahamantri i-hino
b. Mahamantri i –hulu
c. Mahamantri i-sirikan
4. Rakryan Mahamantri ri Pakirakiran
a. Rakryan Mahapatih (Panglima/Hamangkubhumi)
b. Rakryan Tumenggung (panglima Kerajaan)
c. Rakryan Demung (Pengatur Rumah Tangga Kerajaan)
d. Rakryan Kemuruhan (Penghubung dan tugas-tugas protokoler) dan
e. Rakryan Rangga (Pembantu Panglima)
5. Dharmadyaka yang diduduki oleh 2 orang, masing-masing dharmadyaka dibantu oleh sejumlah pejabat keagamaan yang disebut Upapat. Pada masa hayam Wuruk ada 7 Upapati.
Selain pejabat-pejabat yang telah disebutkan dibawah raja ada sejumlah raja daerah (paduka bharata) yang masing-masing memerintah suatu daerah. Disamping raja-raja daerah adapula pejabat-pejabat sipil maupun militer. Dari susunan pemerintahannya kita dapat melihat bahwa sistem pemerintahan dan kehidupan politik kerjaan Majapahit sudah sangat teratur.
Kehidupan Sosial Ekonomi dan Kebudayaan
Hubungan persahabatan yang dijalin dengan negara tentangga itu sangat mendukung dalam bidang perekonomian (pelayaran dan perdagangan). Wilayah kerajaan Majapahit terdiri atas pulau dan daerah kepulauan yang menghasilkan berbagai sumber barang dagangan.
Barang dagangan yang dipasarkan antara lain beras, lada, gading, timah, besi, intan, ikan, cengkeh, pala, kapas dan kayu cendana.
Dalam dunia perdagangan, kerajaan Majapahit memegang dua peranan yang sangat penting.
Sebagai kerajaan Produsen – Majapahit mempunyai wilayah yang sangat luas dengan kondisi tanah yang sangat subur. Dengan daerah subur itu maka kerajaan Majapahit merupakan produsen barang dagangan.
Sebagai Kerajaan Perantara – Kerajaan Majapahit membawa hasil bumi dari daerah yang satu ke daerah yang lainnya. Keadaan masyarakat yang teratur mendukung terciptanya karya-karya budaya yang bermutu. bukti-bukti perkembangan kebudayaan di kerajaan Majapahit dapat diketahui melalui peninggalan-peninggalan berikut ini :
Candi : Antara lain candi Penataran (Blitar), Candi Tegalwangi dan candi Tikus (Trowulan).
Sastra : Hasil sastra zaman Majapahit dapat kita bedakan menjadi
Sastra Zaman Majapahit Awal
  • Kitab Negarakertagama, karangan Mpu Prapanca
  • Kitab Sutasoma, karangan Mpu Tantular
  • Kitab Arjunawiwaha, karangan Mpu Tantular
  • Kitab Kunjarakarna
  • Kitab Parhayajna
Sastra Zaman Majapahit Akhir
  • Hasil sastra zaman Majapahit akhir ditulis dalam bahasa Jawa Tengah, diantaranya ada yang ditulis dalam bentuk tembang (kidung) dan yang ditulis dalam bentuk gancaran (prosa). Hasil sastra terpenting antara lain :
  • Kitab Prapanca, isinya menceritakan raja-raja Singasari dan Majapahit
  • Kitab Sundayana, isinya tentang peristiwa Bubat
  • Kitab Sarandaka, isinya tentang pemberontakan sora
  • Kitab Ranggalawe, isinya tentang pemberontakan Ranggalawe
  • Panjiwijayakrama, isinya menguraikan riwayat Raden Wijaya sampai menjadi raja
  • Kitab Usana Jawa, isinya tentang penaklukan Pulau Bali oleh Gajah Mada dan Aryadamar, pemindahan Keraton Majapahit ke Gelgel dan penumpasan raja raksasa bernama Maya Denawa.
  • Kitab Usana Bali, isinya tentanng kekacauan di Pulau Bali.
Selain kitab-kitab tersebut masih ada lagi kitab sastra yang penting pada zaman Majapahit akhir seperti Kitab Paman Cangah, Tantu Pagelaran, Calon Arang, Korawasrama, Babhulisah, Tantri Kamandaka dan Pancatantra.

0 STRUKTUR ORGAN MANUSIA DAN FUNGSINYA


Standart Kompetensi:
• Memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya serta pemeliharaannya.

Kompetensi Dasar 1:

• Mendeskripsikan hubungan antara struktur kerangka tubuh manusia dengan fungsinya.
Indikator:
• Menunjukkan bagian-bagian rangka manusia.
• Mengidentifikasi tulang penyusun rangka manusia.
• Mengelompokkan tulang berdasarkan jenisnya.
• Menjelaskan fungsi bagian-bagian rangka.
• Mendeskripsikan hubungan struktur rangka dengan fungsinya.
Tujuan:
• Mengidentifikasi bagian- bagian rangka manusia serta tulang penyusunnya
• Mendesktipsikan tulang berdasarkan jenisnya serta fungsinya
• Menjelaskan hubungan struktur rangka dengan fungsinya
Cobalah kamu berdiri tegak didepan cermin apa yang kamu lihat ? tubuh kita tegak diatas kedua kaki kiri dan kanan. Kemudian ada dua tangan kiri dan kanan, semua begitu sempurna bukan ? kita juga mempunyai mata, telinga, hidung, lidah, serta kulit.
Kita bisa mendengar karena ada telinga, bisa melihat karena ada mata, kita juga bisa berdiri dan berlari karena tulang- tulang kaki kita. Itu semua adalah alat- alat tubuh yang telah dianugrahkan kepada kita. Tubuh kita dapat berdiri tegak dan mempunyai bentuk karena adanya kerangka tubuh. Kerangka tubuh tersusun dari tulang- tulang. Tulang- tulang tersebut saling berhubungan dan tersusun rapi membentuk rangka. Apa yang akan terjadi jika manusia tidak mempunyai rangka ?


A. Kerangka Tubuh Manusia
Tubuh manusia dapat di umpamakan seperti kerangka rumah. Tubuh manusia bagaikan sebuah bangunan yang di topang oleh kerangka.
Perumpamaan tersebut dikarenakan susunan kerangka manusia dengan susunan rumah hampir sama dan memiliki bagian - bagian untuk dapat berdiri tegak. Bedanya jika bangunan rumah di topang dengan adanya susunan kerangka kayu yang berguna untuk menopang berdirinya bangunan rumah, manusia di topang dengan adanya kerangka.
Kerangka tubuh manusia
tersusun atas 206 tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi. Sendi ada yang dapat digerakkan dan ada juga yang tidak. Sendi yang dapat digerakkan disebut Sendi Gerak. Sedangkan sendi yang tidak dapat digerakkan disebut Sendi Mati.
Tulang - tulang pada manusia membentuk rangka dalam. Berdasarkan zat penyusunnya, tulang dibedakan menjadi tulang keras dan tulang rawan. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Berdasarkan letaknya, rangka dapat dibedakan menjadi 3 bagian utama, yaitu rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gera
k.
1. Bagian-Bagian Kerangka Tubuh Manusia

Secara garis besar kerangka tubuh manusia dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak.


a. Rangka Kepala (Tengkorak)

Tulang tengkorak berbentuk bulat, sebagian besar tersusun atas tulang-tulang yang pipih. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lainnya bersambungan sangat kuat. Fungsi dari tulang kepala (tengkorak) adalah melindungi otak
yang merupakan organ tubuh yang sangat penting. Tulang-tulang pada bayi yang baru dilahirkan akan terasa lunak dan belum berkaitan erat dan rapat. Namun seiring berjalannya waktu, tulang-tulang tengkorak mengalami pertumbuhan dan bertambah besar, menyatu dan tidak dapat digerakkan. Tulang tengkorak dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu tulang bagian kepala dan bagian muka.

1) Tulang Bagian Kepala

Bagian-bagian tulang bagian kepala adalah :

a. Tulang Dahi

b. Tulang Ubun-ubun

c. Tulang Kepala Belakang

d. Tulang Baji
e. Tulang Tapis
f. Tulang Pelipis


2). Tulang Bagian Muka

Bagian-bagian tulang bagian muka adalah :

a. Tulang Rahang Atas

b. Tulang Rahang Bawah

c. Tulang Pipi

d. Tulang Langit-langit

e. Tulang Hidung

f. Tulang Air Mata

g. Tulang Lidah

Sebagian besar tulang tulang tengkorak tidak dapat digerakkan. Pada tulang muka, hanya tulang rahang bawah yang dapat digerakkan terhadap tulang rahang atas. Tulang kepala juga berfungsi sebagai pembentuk wajah.


b. Rangka Badan

Rangka badan terdiri dari tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang gelang bahu, serta tulang gelang panggul. Tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk membentuk rongga dada yang melindungi paru-paru.


1). Tulang Belakang

Tulang belakang terdiri dari 33 ruas, yaitu:

a. 7 ruas tulang leher

b. 12 ruas tulang punggung

c. 5 ruas tulang pinggang

d. 5 ruas tulang
kelangkang (sakrum)
e. 4 ruas tulang ekor


2).Tulang Dada

Tulang dada mempunyai bagian, diantaranya :

a. Hulu

b. Badan

c. Taju Pedang

3). Tulang Rusuk

Tulang rusuk terdiri atas 12 pasang, yang dapat dikelompokkan sebagai berikut:

a. 7 pasang tulang rusuk sejati. Tulang rusuk ini bagian depan melekat pada badan tulang dada dan bagian belakang melekat pad tulang punggung.

b. 3 pasang tulang rusuk palsu. Tulang rusuk ini nagian depan melekat pada tulang rusuk diatasnya dan bagian belakang melekat pada tulang punggung.

c. 2 pasang tulang rusuk melayang. Tulang rusuk ini bagian belakang melekat pada tulang punggung dan bagian depan tidak melekat pada tulang yang lain.


4). Gelang Bahu

Gelang bahu terdiri atas 2 buah tulang belikat dan 2 buah tulang selangka.

5). Gelang Panggul

Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus, 2 tulang kemaluan, dan 2 tulang duduk yang bergabung menjadi satu. Gelang panggul berfungsi untuk melindungi alat pencernaan makanan dan alat kelamin.

c. Rangka Anggota Gerak

Rangka anggota gerak terdiri atas tulang lengan dan tungkai. Tulang lengan terdiri atas tulang lengan atas, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, tulang tapak tangan, dan tulang jari tangan.

Tungkai terdiri atas tulang paha, tempurung lutut, tulang betis, tulang kering, tulang pergelangan kaki, tulang tapak kaki, dan tulang jari kaki.



B. Hubungan Antar Tulang (Persendian)

Rangka tubuh manusia tersusun oleh tulang-tulang yang saling berhubungan. Hubungan antara tulang yang satu dengan yang lain disebut
Sendi. Berdasarkan sifat geraknya, sendi dapat dibedakan atas sendi mati, sendi kaku, dan sendi gerak.
1. Sendi Mati
, yaitu hubungan dari beberapa tulang yang tidak mengakibatkan terjadinya gerakan. Contoh : persendian pada tulang tengkorak.
2. Sendi Kaku
, yaitu hubungan dari beberapa tulang yang hanya memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh : hubungan tulang rusuk dan tulang dada, ruas-ruas tulang belakang, dan tulang pergelangan tangan.
3. Sendi Gerak
, yaitu antara beberapa tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan ke satu arah, dua arah, atau segala arah.

Menurut arah gerakannya, sendi gerak dibedakan menjadi sendi engsel, sendi pelana, sendi peluru, dan sendi putar.

a. Sendi Engsel
, yaitu persendian yang memungkinkan gerakan ke satu arah. Contoh : persendian pada lutut, persendian pada siku-siku, dan persendian jari tangan.
b. Sendi Pelana
, yaitu persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan dua arah, seperti orang menunggang kuda diatas pelana. Contoh : persendian antara tulang telapak tangan dengan tulang pergelangan tangan, dan sendi pada ibujari.
c. Sendi Peluru
, yaitu persendian yang memungkinkan gerakan ke segala arah. Contoh : persendian antara tulang gelang bahu dengan tulang lengan atas, persendian antara tulang paha dengan tulang panggul.
d. Sendi Putar /
Sendi Gulung, yaitu persendian antara beberapa tulang, tempat tulang yang satu bergerak memutar sedangkan tulang yang lain menjadi poros. Contoh : persendian antara tulang tengkorak dengan tulang leher, tulang pengumpil dengan tulang hasta.


C. Fungsi Rangka Tubuh Manusia

Rangka tubuh manusia memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai berikut :

1. Untuk menegakkan tubuh, misalnya ruas tulang belakang
2. Untuk memberi bentuk tubuh, misalnya tulang-tulang tengkorak memberi bentuk wajah
3.
Untuk melindungi alat-alat tubuh yang penting dan lunak, misalnya : kepala
4. Rangka kepala (tengkorak), melindungi otak da
n bola mata
5. Ruas tulang leher melindungi tenggorokan dan kerongkongan
6.
Rangka dada melindungi alat pernapasan (paru-paru), alat pemompa darah (jantung), dan sebagian alat pencernaan makanan
7. Tulang pinggul melindungi alat pencernaan dan alat reproduksi (kelamin) bagian dalam
8.
Tulang belakang melindungi sumsum tulang belakang
9. Sebagai tempat melekatnya otot

10. Sebagai alat gerak pasif

Rangkuman

Kerangka tubuh manusia
tersusun atas 206 tulang yang saling berhubungan. Hubungan antar tulang disebut sendi. Sendi ada yang dapat digerakkan dan ada juga yang tidak. Sendi yang dapat digerakkan disebut Sendi Gerak. Sedangkan sendi yang tidak dapat digerakkan disebut Sendi Mati.
K
erangka tubuh manusia dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu rangka kepala (tengkorak), rangka badan, dan rangka anggota gerak. Rangka kepala di bagi menjadi 2 yaitu tlang bagian kepala dan tulang bagian muka. Rangka badan di bagi menjadi 5 yaitu tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, tulang bahu, dan tulang pinggul. Sedangkan rangka anggota gerak di bagi menjadi 2 yaitu tulang gerak atas dan tulang gerak bawah.
Hubungan antara tulang yang satu dengan yang lain disebut
Sendi. Berdasarkan sifat geraknya, sendi dapat dibedakan atas sendi mati, sendi kaku, dan sendi gerak. Salah satu fungsi rangka tubuh adalah untuk menegakkan tubuh, misalnya ruas tulang belakang